Jenis-Jenis Lantai Vinyl Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Keindahan rumah merupakan salah satu faktor yang membuat penghuni rumah betah berada di dalamnya. Salah satu bagian yang sangat penting untuk diperhatikan adalah lantainya.

Kelebihan dan Kekurangan Lantai Vinyl

Banyak sekali jenis bahan baku yang biasanya dijadikan sebagai material lantai, mulai dari keramik, kayu, hingga vinyl.

Nah, yang akan kita bahas kali ini adalah lantai dari bahan vinyl. Apa saja ya kira-kira kelebihan dan kekurangannya? Jenis apa yang paling bagus untuk digunakan? Simak dalam ulasan di bawah ini ya!

Kelebihan Lantai Vinyl

Bukan tanpa sebab lho lantai vinyl ini menjadi primadona banyak orang. Tapi karena ada beberapa keistimewaan, di antaranya:

1. Tahan Hingga Puluhan Tahun

Poin yang pertama adalah karena daya tahan lantai vinyl yang bisa bertahan hingga puluhan tahun, setidaknya 15 hingga 20 tahun. Jenis lantai vinyl ini juga kuat terhadap berbagai macam keadaan cuaca.

Ia juga tahan air, kotoran, serta berbagai jenis cairan lain. Perawatan lantai ini juga tak perlu muluk-muluk, hanya perlu dipel dan disapu saja, lantai sudah bisa bersih. Tekstur lantai vinyl ini juga lebih halus jika dibandingkan dengan lantai kayu.

2. Harganya yang Murah Meriah

Keunggulan yang kedua adalah karena harganya yang murah meriah. Selain itu, proses instalasi juga mudah, sehingga permintaan akan lantai vinyl murah ini terus meningkat.

3. Tidak Membutuhkan Perawatan khusus

Nah, karena lantai ini mudah dibersihkan, maka ia tak butuh perawatan khusus dan memakan biaya.

4. Berbagai Corak Warna yang Tersedia

Lantai jenis vinyl ini mempunyai banyak sekali warna, corak, dan juga gaya. Corak ini tersedia karena material asli vinyl yang berasal dari kayu. Kata lainnya adalah lantai vinyl tidak berbeda dengan jenis parket atau kayu asli.

Kekurangan Lantai Vinyl

Lantai vinyl murah dan tahan lama ini tentu memiliki beberapa kekurangan, di antaranya:

1. Tidak Cocok Bagi yang Alergi Material Tertentu

Vinyl ini sendiri terbuat dari bahan Polyvinyl Chloride, di mana ia mengandung Volatile Organic Compounds yang dilepaskan ke udara dan bisa berbahaya hipersensitif bagi sebagian orang. Jadi, untuk kamu yang mempunyai alergi terhadap bahan VOC, lebih baik untuk tidak menggunakan material lantai vinyl ini.

2. Mudah Tergores dan Mengelupas

Yang perlu diperhatikan adalah pemasangan lantai vinyl. Karena, lantai vinyl yang dipasang dengan baik juga akan bertahan dengan baik.

Selain bisa menyebabkan alergi, lantai vinyl murah yang tak dipasang dengan benar juga mudah mengelupas. Saat terkena benda tajam, lantai ini juga akan mudah sekali tergores, sehingga akan mengurangi nilai estetika lantai.

Jenis-jenis Lantai Vinyl

1. Vinyl Plank

Jenis vinyl di griyainterior.co.id yang paling populer adalah vinyl plank. Vinyl ini tersedia dalam bentuk persegi dan juga lembaran.

Material utamanya adalah PVC atau  polyvinyl carbonated. Vinyl jenis plank ini menyediakan dua jenis yaitu embossed dan non-embossed.

Masing-masing jenis punya keunggulan tersendiri, embossed mempunyai permukaan licin sehingga mudah dibersihkan, sedangkan non-embossed mirip dengan serat kayu sungguhan.

2. Vinyl Tile

Jenis yang kedua adalah vinyl tile. Vinyl ini menyerupai keramik dengan ketebalan antara 30 hingga 50 cm. Warna vinyl ini juga bervariasi, terkadang juga mempunyai motif mozaik dan sebagainya.

3. Vinyl Roll

Seperti namanya, vinyl roll ini bentuknya seperti karpet, dengan ketebalan 0,5 hingga 2,2 mm. Tingkat kelenturannya tinggi, sehingga vinyl ini bisa digulung tanpa pecah dan retak. Hanya saja, pemasangan vinyl ini lebih susah jika dibandingkan dengan vinyl jenis plank.

Demikianlah informasi yang berhasil dirangkum oleh tim jasaseopbn mengenai Kelebihan dan Kekurangan Lantai Vinyl . Semoga bermanfaat!!

Jasa Backlink PBN Terbaik © 2020